Skip to main content

Kisah Ngakak Kelas Bunda Sayang Batch 6 Sumatera-2

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Alhamdulillah biidznillah, perjalanan belajar di Kelas Bunda Sayang Batch-6 telah pun selesai. Bersama para ibu pembelajar lain, kami bersemangat menapaki tiap materi dengan tujuan lulus bareng. 


Tapi, lulus bareng ini nyatanya hanya satu dari sekian banyak tujuan belajar, karena tujuan yang agung adalah memperoleh ridho dari Allah SWT. Untuk bisa mengamalkan dan memanfaatkan semua ilmu dan pengetahuan selama setahun lebih ini.


Nah, bagian tersulit yang cukup menguras perasaan adalah akhir dari perjalanan kelas ini. Tentang bagaimana hari-hari dulu kami berdiskusi, mendengarkan celoteh teman, khusyuk saat fasil menjelaskan materi, atau sekedar memungut sticker di grup WA, atau malah sekedar intip-intip group karena kesibukan dan lainnya.


Memang semua tahapan ini bukanlah akhir, justru awal menerapkan semua ilmu yang didapat, tetapi menjadi akhir bagi kami untuk bersua di group kelas. Huhu (baper mode on😣) 


Banyak kisah dan haru, selama setahun ini. Tentunya setiap mahasiswi ada cerita tersendiri tentang perjalanannya di bunda sayang, begitupun aku. Ya, setahun bukanlah waktu yang sebentar, sejak memiliki anak satu sampai akhirnya punya anak 2 🤭.


Membagi cerita seru, unik, bahagia, dan haru adalah hal yang membanggakan untuk diingat nanti, untuk dikenang kelak, untuk dibayangkan kemudian. Belajar tentang pengasuhan, tentang diri dan keluarga di kelas bunda sayang memang penuh perjuangan. 


Sebelumnya, syukur kepada Rabb atas ridhoNYA, alhamdulillah aku lulus. Kemudian kepada suami nan baik hati yang senantiasa membersamai istrinya belajar, membantu dan mengingatkan dalam waktu-waktu genting haha.. love you ❤️

Serta, partner kecil tercinta Mbak Kiyya Almahyra Wongkar yang selalu mau ikut serta terlibat dalam proses belajar mami ❤️


Kisah apa yang mau aku bagi ? Haru, bahagia sedih, ngakak, atau malah baper ?  Hahaha..


  1. Nah, pada game level 7 saya mendapatkan badge youre excellent, oke gaes menurutku badge bukanlah utama yang terpenting ilmunya, tapi agar ilmu itu benar benar terpatri maka harus kita catat dan kemudian kita setor, di level ini qadarullah saya bersama anak-anak pergi kekampung halaman dalam rangka pernikahan sepupu, dan begitulah sinyal dikampung, sungguh sangat menggoda iman 🤣 hari pertama dan kedua ? Aman lancar jaya setoran. Eh kok bisa ? Iya soalnya habis dibuat minta tolong pak su creat di blog kemudian posting🤭😁 (nah, kurang apa coba suamiku 😅). Lah terus kok ? Iya pas hari ketiga, suamiku nyusul kekampung dan nginep sehari disana, alhasil ga ada sinyal donk padahal udah muter kesana sini, angkat tinggi-tinggi tangan tapi apalah daya batang sinyal ga bertambah juga) karena sibuk ngurus persiapan nikah, jadilah lupa 😂.

  2. Gimana ? Cukup membuat asap dari telinga dan hidung keluar ? Oh sinyal semoga nanti dimana jua kita berada selalu punya sinyal kuat😁😅. Nah, cerita kedua bagaikan makan empedu gaes. Eh kenapa? Pahit soalnya kalau diingat ingat haha🤣😂. Jadi sebenarnya game level 10 ini adalah game yang paling sering kami lakukan dan sudah dijadikan kebiasaan sampe mulut mamak pegel bercerita dab mendongeng, tapi memang mungkin sudah faktor "U" eh bukan ding emang udah takdir haha.. jadi aku dengan santainya merasa udah setoran tugas, tapi keesokan harinya setelah diingat-ingat eh kayaknya itu yang kemarin belum setor, langsung ambil HP cek tugas. Ya Allah ternyata aku Halu. 🤭😑😐 Yah, bagaimana lagi nasi udah berkerak eh jadi bubur. Biarlah ini menjadi kisah haru nan halu yang kurasa haha..



Tiap cerita ini nantinya akan menjadi kenangan saat bercerita ke anak cucu, memang tak mudah untuk belajar menjadi lebih baik, akan banyak usaha dan perjuangan yang kita lakukan. Tapi percayalah setiap proses ini adalah ibadah dan semoga Allah ridho. Aamiin..


Terkhusus fasilku Mbak Mekarisma dan Mbak Emir, semoga segala lelah yang kalian rasakan selama membersamai kami sebagai fasil, Allah nilai sebagai pahala dan terima kasih atas kesediaannya berbagi ilmu dan pengalaman selama kelas berlangsung. 


Bismillah, see you on top!!


Membangun rumah perlukan pasir

Selain pasir, batu pun perlu juga

Meski bunda sayang t'lah berakhir

Semangat bersilaturahmi selalu terjaga



Nama : Bayu Indah Pratiwi ( Awik )

Regional : Batam

Ig : bayuindahpratiwi 

Fb:bayuindahwongkar

Email : bayu.indah21@gmail.com



Comments

Popular posts from this blog

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D

Buddy Review Jurnal 1 'Identifikasi Masalah'

  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hai hai, gimana sudah membaca postingan sebelumnya terkait identifikasi masalah? ada yang relate kah ?,gamifikasi seru kali ini dikelas bunda shalihah adalah " buddy review". Masya Allah ,mendapatkan teman review seperti ini ternyata ada hikmah besar, apa iya ini bagian dari ikhtiar kita agar mampu mencari keping-keping solusi atas masalah yang kita hadapi? atau hadirnya teman review sebagai risalah diri agar lebih semangat menghadapi tantangan? Siapa buddy review saya? beliau adalah Mbak Heru Pratiwi dari regional Karawang, mbak Heru ini juga teman seangkatan saya di kelas bunda produkti dan pernah beberapa kali bersapa. Menuliskan jurnalnya di google doc, berikut ini hasil review saya terhadap jurnal mbak Heru.  Apa yang Sudah Baik di Jurnal Buddy? Menurut saya, mbak Heru sudah mampu menganalisa dengan baik tentang apa masalah yang tengah ia hadapi, sehingga masalah bisa diidentifikasikan dengan jelas.  Masalah yang mbak ...