Skip to main content

Hari Ke-4 Game Level 12 "Keluarga Multimedia"

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Weekend kali ini kami tetap #diamdirumah walaupun siangnya terpaksa harus ke toko mencari sapu dan meja. Semoga Senantiasa dalam lindungan Allah ya mak. Aamiin ..

Review aplikasi kali ini adalah "Zoom". Teman - teman apakah pernah mendengar aplikasi ini ? 

Sebenarnya gegara games keluarga multimedialah saya jadi silaturahmi dengan aplikasi ini hehe.. 
Pengalaman berharga yang membuat bahagia adalah saat memulai game ke12 ini, fasilitator kami yaitu Mbak Emir mengumumkan bahwa game dimulai dengan menjelaskan materi via aplikasi zoom. 

Aplikasi ini adalah aplikasi meeting online dengan konsep screen sharing. Aplikasi yang memungkinkan penggunanya bertatap muka dengan lebih dari 100 orang partisipan.

Tidak hanya di PC atau laptop, aplikasi ini juga bisa diunduh di smartphone. 

Wahh, begitu mendengar info dari fasil maka segera saya unduh aplikasi baru ini. Agar bisa bersua muka dengan teman-teman sekelas di Bundsay Sumatera 2. 

Masya Allah aplikasi ini sangat bermanfaat. Bagaimana tidak kami bisa melihat teman-teman dalam satu layar dan bisa belajar layaknya di kelas meskipun terpisah jarak. 

Dan yang buat serunya adalah saat live di zoom ini, anak-anak pun tak mau ketinggalan ikut nimbrung karena kepo emaknya lagi cekikikan kenapa 🙊😂

Menurut saya, aplikasi ini sangat bermanfaat sekali apalagi akhir akhir ini pemerintah menghimbau warga untuk #workfromhome dan #socialdistancing. 
Kita bisa mengadakan rapat secara online.

Rate ⭐⭐⭐⭐⭐untuk aplikasi meskipun ada kekurangan yaitu maksimal waktu online adalah 40 menit.

Tapi mungkin jika ingin tambahan fitur yang lengkap harus menggunakan zoom yang berbayar. 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

#gamelevel12
#kuliahbundasayang
#keluargamultimedia
#hari4
@ibu profesional


Comments

Popular posts from this blog

Hujan, Aku Merindunya.

Gemuruh langit yang perlahan mencipta rintik hujan dengan sendu membawaku pada sebuah rindu, sajak rasa yang berbait indah dalam kenangan.  Ah, kenangan itu begitu membekas laksana jiwa yang rindu akan pertemuan. Deraian air yang jatuh seakan mampu menggambarkan betapa sesaknya rindu ini, kepadanya. Seseorang yang kini penuh gurat tua di wajahnya, rambutnya bahkan tak lagi legam tapi yang aku yakini, senyumnya pasti masih saja teduh dan aku merindunya.  Ayah, aku mengingat jelas bagaimana Aku perlahan mengangkat rok sekolahku dan beranjak naik ke motor tua mu, derasnya hujan seakan berlomba membasahiku . Aku pun dengan tergesa masuk ke dalam pelindung plastik sederhana yang kau buat dari sisa terpal. Sesederhana ini, setidaknya seragamku tetap kering. Ah, kau memang Ayah dengan sejuta ide, aku saja sering kehabisan kata. Ayah, aku tahu air hujan begitu perih menerpa wajah lembutmu, tapi sedikitpun kau tidak memelankan laju motormu demi bisa segera sampai di sekolah. Sedangkan ...

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D