Skip to main content

Hari Ke-8 Game Level 9 "Think Creative"

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hari kedua di awal tahun ini apa kabar mak? Semangat berkreasi bersama ananda ya ..

Nah, beberapa kali saya mendengar mbak Kiyya bertanya "sudah jam berapa mi?", Atau "Mi ini jam 3 ya sekarang ? 

Saya berpikir untuk membuat mainan dari kardus sisa kemarin, sepertinya bagus jika sekaliam saya mengenalkan waktu kepada mbak Kiyya,. Yeaayy mari kita membuat jam menggunakan kardus bekas. 

Saya menyiapkan alat dan bahan, sembari mbak Kiyya mengamati, bukan anakku kalau ga punya rasa ingin tahu yang besar. Langsung lah ia bertanya mau buat apa ? , Memegang kardus dan mau digunting haha.. Mbak Kiyya memang ga sabaran kalau berhubungan dengan bebikinan.

Saya menggunakan CD bekas untuk mencetak jam, kemudian menggunting kardus sesuai pola cd bekas. Saya pun berkolaborasi dengan Mbak Kiyya, yang menjadi partner DIY hehehe.. 


Mbak kiyya meggunting sisi kardus, kemudian setelah selesai membentuk pola lingkaran, saya meminta mbak Kiyya membuat angka pada jam. Sembari melihat jam dinding asli 😅

Yeayy taraaa. Ini lah jam buatan kami yang menggunakan kardus bekas. Mbak kiyya saya kenalkan untuk membaca jam, dan mengajaknya menghitung jumlah angka di jam. Masya Allah

Jam buatan sekaligus alat peraga untuk mbak Kiyya agar memudahkan ia belajar membaca jam.
Good job sayang..  

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

#hari8
#tantangan10hari
#gamelevel9
#mendidikanakkreatif
#thinkcreative
#kuliahbundasayang
@ibuprofesional

Comments

Popular posts from this blog

Hujan, Aku Merindunya.

Gemuruh langit yang perlahan mencipta rintik hujan dengan sendu membawaku pada sebuah rindu, sajak rasa yang berbait indah dalam kenangan.  Ah, kenangan itu begitu membekas laksana jiwa yang rindu akan pertemuan. Deraian air yang jatuh seakan mampu menggambarkan betapa sesaknya rindu ini, kepadanya. Seseorang yang kini penuh gurat tua di wajahnya, rambutnya bahkan tak lagi legam tapi yang aku yakini, senyumnya pasti masih saja teduh dan aku merindunya.  Ayah, aku mengingat jelas bagaimana Aku perlahan mengangkat rok sekolahku dan beranjak naik ke motor tua mu, derasnya hujan seakan berlomba membasahiku . Aku pun dengan tergesa masuk ke dalam pelindung plastik sederhana yang kau buat dari sisa terpal. Sesederhana ini, setidaknya seragamku tetap kering. Ah, kau memang Ayah dengan sejuta ide, aku saja sering kehabisan kata. Ayah, aku tahu air hujan begitu perih menerpa wajah lembutmu, tapi sedikitpun kau tidak memelankan laju motormu demi bisa segera sampai di sekolah. Sedangkan ...

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D