Skip to main content

Hari Ke - 7 Game Level#3 “Meningkatkan Kecerdasan Anak”

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh,

Apakabar ibu-ibu pembelajar ? Masih semangatkan berikhtiar dan berusaha meningkatkan kecerdasan anak, Semangaaatt selalu buat kita semua ya bu ..!!

Mamak agak telat posting karena tadi ada keperluan berbelanja perlengkapan lahiran masih ada yang kurang, hehe .. doakan lahiran nanti lancar dan nyaman ya bu ibu.. Aamiin

Baiklah, tanpa terasa sudah memasuki hari ke-7 tantangan di game level#3 dan di Project kali ini setelah berdiskusi dengan Pak Suami adalah bertemakan “Air”. Hayoo ngacung bu ibu... siapa yang anaknya hobi dan suka banget main air? 
Hehehe yap samaan kita bu, karena Mbak Kiyya sangat hobi main air apalagi kalau dibolehin basah-basahan hehe .. tinggal emaknya aja yang pegel ngelap dan ngepel lantai terus gantiin baju anak haha.. Tapi saya ga masalah sama itu semua asal anak bisa bermain sambil belajar . 

Jadi Judul Project keluarga kami hari ini adalah “Water Sponge” yaitu memindahkan air ke wadah yang lain dengan menggunakan Spons. 


Manfaat dari Project Water sponge ini adalah : 
  1. Meningkatkan kecerdasan Kinestetik anak
  2. Melatih gerak otot tangan
  3. Melatih kesabaran dan kecerdasan emosional anak karena permainannya adalah anak harus sabar memindahkan air dengan menggunakan spons dari satu wadah ke wadah yang lain.
  4. Serta melatih fokus agar air tidak tumpah saat menuangkan ke wadah lain.
Jadi sore hari tadi mami mengajak Mbak Kiyya..
“Mbak main air yuk!”
“Air mi? Ayook mi...”
(Waaah doi udah semangat banget dengar main air haha)

Lalu mami menyiapkan beberapa peralatan untuk Water sponge ini yaitu
  1. 1pcs Wadah berisi air
  2. 1 pcs wadah kosong
  3. Spons
  4. Lap kain
(Alat dan Bahan-lap nya ga kepoto hehe)

Setelah mami menyusun peralatan project ini, Mbak Kiyya langsung bertanya:
“Mainnya gimana mi?”
“Nah.. sini mami ajarin dulu cara mainnya ya sayang” 

Aturan permainannya adalah :

  1. Masukkan spons ke wadah yang berisi air lalu di tekan dan kemudian ditahan sebentar 
  2. Arahkan spons ke wadah kosong kemudian remas spons dan air akan keluar dari spons tersebut
  3. Pastikan agar tidak tumpah dan pindahkan air sampai habis dari wadah sebelumnya
Setelah dijelaskan dan dicontohkan, Mbak kiyya langsung semangat mengambil spons dan langsung memasukkannya ke wadah berisi air hehe..

       (seruuu banget mi..)

Dan percobaan pertama langsung berhasil dan membuat Mbak kiyya gembira , yeaaay Good Girl. 
Lalu Pak Suami pun turut serta bermain Water Sponge untuk menambah semangat Mbak kiyya, memang dasarnya air adalah permainan segala usia hehe sampai berebutan dan tumpah-tumpah ke lantai hehe.. tapi its oke mamak bahagia melihat keseruan mereka.


 (Malah ngajarin papinya hehe)




(Yeaaaay berhasil) 


Lalu mamak punya ide untuk melombakan project water sponge ini antara mbak Kiyya dan Papi, jadi mami mengambil 2 wadah lagi dan menyusunnya ..

Dan 1 2 3 ... mereka pun bergegas mengisi wadah kosong itu dengan cepat alhasil Banyak air yang tumpah hehehe.. mamak menyemangati Mbak Kiyya agar segera dengan cepat mengisi wadah kosomg dengan air. Meskipun Mbak Kiyya kalah tapi ia tetap semangat melanjutkan permainan .. 
airnya dituangkan ke celana dan ke lantai .. haha memang setiap anak unik dan kreatif apalagi kalau sudah bermain air, sepertinya kurang puas kalau belum basah haha..


“Mbak Kiyya Happy?”
“Happy mi.. basah semuanya tapi mi”
“Heheh gpp sayang, mami nanti lap ya , sekarang ganti baju ya nak” 
“Oke mi..”

Alhamdulillah project berjalan lancar meskipun project sederhana tapi mampu menciptakan kegembiraan dan kebahagiaan serta meningkatkan bonding diantara anggota Keluarga.

Yeayy.. Terimakasih Pak Suami sudah turut serta membersamai project ini , next bakalan kita buat project yang lebih seru ya nak..

Wassalamualaikum warahamatullahi Wabarakatuh,

#hari7
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilyteam
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Comments

Popular posts from this blog

Hujan, Aku Merindunya.

Gemuruh langit yang perlahan mencipta rintik hujan dengan sendu membawaku pada sebuah rindu, sajak rasa yang berbait indah dalam kenangan.  Ah, kenangan itu begitu membekas laksana jiwa yang rindu akan pertemuan. Deraian air yang jatuh seakan mampu menggambarkan betapa sesaknya rindu ini, kepadanya. Seseorang yang kini penuh gurat tua di wajahnya, rambutnya bahkan tak lagi legam tapi yang aku yakini, senyumnya pasti masih saja teduh dan aku merindunya.  Ayah, aku mengingat jelas bagaimana Aku perlahan mengangkat rok sekolahku dan beranjak naik ke motor tua mu, derasnya hujan seakan berlomba membasahiku . Aku pun dengan tergesa masuk ke dalam pelindung plastik sederhana yang kau buat dari sisa terpal. Sesederhana ini, setidaknya seragamku tetap kering. Ah, kau memang Ayah dengan sejuta ide, aku saja sering kehabisan kata. Ayah, aku tahu air hujan begitu perih menerpa wajah lembutmu, tapi sedikitpun kau tidak memelankan laju motormu demi bisa segera sampai di sekolah. Sedangkan ...

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D