Skip to main content

Hari Ke-14 “Game Level #2 “Melatih Kemandirian”

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh,

Masya Allah sudah tantangan hari ke-14, 2 pelan matih kemandirian Mbak Kiyya penuh dengan tantangan dan memerlukan kesabaran dalam proses kemandiriannya. Mami tetap semangat dan Mbak Kiyya harus juga semangat ya dilatih .. hehe

Gimana puasa hari ini bu ibu? alhamdulillah puasa mamak berjalan lancar, cuma kaki mamak agak sedikit nyeri mungkin kurang istirahat, gampang sih obatnya dipijit pak suami aja udah mendingan eh hehehe ... 


Jadi hari ini, mamak buatkan project celengan ramadhan buat mbak Kiyya , agak terlambat karena beberapa hari sebelum ramadhan kami sibuk membersihkan rumah karena pindahan. 

“Nak, kita buat celengan ya “
“Buat masukin uang ya mi?”
Iya benar.. nanti kita sedekah ya buat anak yatim ya sayang”
“Anak yatim itu apa mi?” 
(Eh mamak lupa jelasin hehe)
“Oh iya.. anak yatim itu anak yang ga punya ayah nak, kalau piatu itu anak yang ga ada ibu”
“Kasian lah mi, ga punya mami “
“Iya makannya nanti kita kasih uang sedekah mbak ya, biar mereka bisa beli jajan kayak mbak”
“Iya oke mi.. 

(Dan Mbak kiyya pun kesenangsn masukin uang ke celengan”

Yang membuat saya speechless adalah saat pak suami pulang kerja, Mbak Kiyya meminta usng koin buat celengan.. dan dia bercerita kepada pak suami uangnya buat anak yatim. 
Well done nak , komunikasi produktif berbuah kemandirian untuk mengisi sendiri celengannya. 

Latihan kemandirian selanjutnya adalah Mbak Kiyya mampu mengambil air sendiri saat merasakan kehausan. Biasanya mbak kIyya saat haus meminta minum dan saya harus mengambilkannya. Tapi kali ini setelah beberapa hari lalu mami ajarkan ambil air sendiri ketika haus dan Alhamdulillah sekarang sudah mandiri untuk mengambil air Sendiri..



Proses melatihnya saat di awal adalah seringnya ia mengambil air kepenuhan dan akhirnya tumpah, tapi saya selalu mengajarkannya untuk mengambil air secukupnya saja tidsk perlu banyak karena bisa tumpah, dan mbak kiyya mengerti. Anak pintar ...! 

Mami sediakan gelas di dekat dispenser ketika mbak kehausan maka mbak harus mandiri ambil air sendiri ya nak,.. Bismillah Mbak pasti bisa ! 


Wassalamualaikum warahmtullhi wabarakatuh,


#hari14
#gamelevel2
#tantangan10 hari
#melatihkemandirian
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Comments

Popular posts from this blog

Buddy Review Jurnal 1 'Identifikasi Masalah'

  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hai hai, gimana sudah membaca postingan sebelumnya terkait identifikasi masalah? ada yang relate kah ?,gamifikasi seru kali ini dikelas bunda shalihah adalah " buddy review". Masya Allah ,mendapatkan teman review seperti ini ternyata ada hikmah besar, apa iya ini bagian dari ikhtiar kita agar mampu mencari keping-keping solusi atas masalah yang kita hadapi? atau hadirnya teman review sebagai risalah diri agar lebih semangat menghadapi tantangan? Siapa buddy review saya? beliau adalah Mbak Heru Pratiwi dari regional Karawang, mbak Heru ini juga teman seangkatan saya di kelas bunda produkti dan pernah beberapa kali bersapa. Menuliskan jurnalnya di google doc, berikut ini hasil review saya terhadap jurnal mbak Heru.  Apa yang Sudah Baik di Jurnal Buddy? Menurut saya, mbak Heru sudah mampu menganalisa dengan baik tentang apa masalah yang tengah ia hadapi, sehingga masalah bisa diidentifikasikan dengan jelas.  Masalah yang mbak ...

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D