Skip to main content

Hari ke -10 Game Level #4 “Gaya Belajar Anak”

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Happy weekend bu ibu.
Qadarullah badan saya drop lagi dan demam, padahal kemarinnya udah enakan, mungkin memang badan perlu istirahat lebih, paginya saya masih usahakan nyuci popok mas Khalid dan hampir saja di toilet jatuh karena pusing. Alhasil saya ngerasa memang perlu istirahat sejenak dan mendelegasikan beberapa tugas ke pak su yang Alhamdulillah hari ini libur bekerja.

Sejak pagi sampai sore badan masih panas banget, saya berdoa agar Allah segera angkat sakit saya agar bisa mengurus kedua buah hati dengan baik. Alhamdulillah sore harinya demam berangsur turun dan bisa buat tugas bundsay hehe..
semoga Allah selalu memberi kesehatan buat saya dan keluarga dan juga para pmbacq semua Aamiin..

Tidak terasa sudah hari ke 10 di game level 4 ini, ada beberapa cerita menarik hari ini .
Jadi karena saya demam dan harus beristirahat, Mbak Kiyya lebih banyak menghabiskan waktu bersama papinya, sejak pagi pak suami ijin service Tv dan bayar tv kabel dengan mengajak Mbak Kiyya.





Sepulangnya kerumah Mbak Kiyya terbiasa langsung masuk kamar dan menyapa saya yang
gemetaran karena panas tinggi.


“Mami sakit mi? Panas ya badannya”
“Iya nak.. doakan mami lekas sembuh ya nak”
“Sabar ya mi.. nanti mbak suapin obat”

(Kiyya memang anak yang berempati tinggi dan pnuh kasih sayqng, bahkan saat kami kedatangan tamu dia langsung mengambil gelas dan mengisi air di dispenser kemudian menyerahkannya..)mamak terharu..😥😥 Masya Allah nak..

Kemudian saya memancingnya bercerita tentang hari ini, tadi pergi kemana? Dan kami terlibat percakapan yang intens berdua. Mbak Kiyya memang sangat hobbi bercerita.

“Mi.. mau mbak gambarin apa ? Biar mami lekas sembuh”
“Gambar ikan nak”
(Ia pun menggambar dengan imajinasinya yang Masya Alah saya sekilas melihat gambarnya saja sudah tau itu ikan)
“Bagusnya nak.. pinter kali lah, sekarang tulis angka 1-3”
(Ia menulis kembali, yang lucu adalah angka tiga garis atas dan bawah ia sambung alhasil memang mirip angka tiga hehe good job girl)



(Maafkan foto hape pak suami yang Masya Allah banget)

Kemudian, Mbak Kiyya menyuapi saya obat dan menyuapi air..
memang sejak operasi, saya rutin minum obat dan selalu Mbak kiyya yang menyuapi. Sambil bilang Lekas sembuh ya mi..

Barakallah nak.. doakan mami sehat ya sayang

Gaya belajar Mbak Kiyya terus saya amati, dari caranya bercerita, menyampaikan pesan memang terlihat kemampuan visual auditorinya.. mami semangat mengamati terus nak ..



Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu,

#hari10
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#tantangan10hari
 #kuliahbundsayiip
@ibuprofesional

Comments

Popular posts from this blog

Hujan, Aku Merindunya.

Gemuruh langit yang perlahan mencipta rintik hujan dengan sendu membawaku pada sebuah rindu, sajak rasa yang berbait indah dalam kenangan.  Ah, kenangan itu begitu membekas laksana jiwa yang rindu akan pertemuan. Deraian air yang jatuh seakan mampu menggambarkan betapa sesaknya rindu ini, kepadanya. Seseorang yang kini penuh gurat tua di wajahnya, rambutnya bahkan tak lagi legam tapi yang aku yakini, senyumnya pasti masih saja teduh dan aku merindunya.  Ayah, aku mengingat jelas bagaimana Aku perlahan mengangkat rok sekolahku dan beranjak naik ke motor tua mu, derasnya hujan seakan berlomba membasahiku . Aku pun dengan tergesa masuk ke dalam pelindung plastik sederhana yang kau buat dari sisa terpal. Sesederhana ini, setidaknya seragamku tetap kering. Ah, kau memang Ayah dengan sejuta ide, aku saja sering kehabisan kata. Ayah, aku tahu air hujan begitu perih menerpa wajah lembutmu, tapi sedikitpun kau tidak memelankan laju motormu demi bisa segera sampai di sekolah. Sedangkan ...

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D