Skip to main content

Hari Ke-6 Game Level #4 “Gaya Belajar Anak”

Assalamulaikum warahamallahi wabarakatuh,

Semangat Pagi ibu ibu pembelajar..
Hari ini bawaannya mamak lelah mungkin karena kurang istirahat..
Begadang ngurusin kesayangan satu lagi hehe..

Jadi gimana hasil pengamatan gaya belajar anak selama hampir sepekan bu?
Sudah mulai terlihat kah ?



Hari ini pengamatan kembali saya lakukan kepada Mbak Kiyya dengan ragam aktifitas yang dilakukan bersama.




Ada beberapa aktifitas seru yang kami lakukan yaitu :

1. Menjemur Pakaian
Saya selalu melibatkan mbak Kiyya untuk urusan domestik meskipun kadang ia mau kadang juga gak mau hehe.. tapi tidak saya paksa. Mbak Kiyya sudah mampu memasang baju di hanger karena melihat saya memasang dan mampu mendengarkan instruksi dengan baik.

2. Menyiram Tanaman
Yaa.. yang berhubungan dengan air memang disukai anak-anak ya bu.. hehe
Tapi kali ini saya tidak menginstruksikan menyiram dengan selang tetapi menggunakan gelas yang diisi air. Mbak Kiyya pun membungkuk menyirami satu satu bibit pohon cabe di dalam pot. Ada kegiatan kinestetis juga saat menyiram tanaman ini.

3. Berhitung menggunakan lidi
Waah menghitung 1-10 dengan media lidi juga seru, bisa dijadikan alternatif hemat ala mak mak ya hehe.. saat menghitung kami juga bermain jual beli dan disusun sesuai permintaan pembeli.

4. Menari dan Bernyanyi
Kegiatan ini sangat seru sekali, ketiga gaya belajar akan tampak di dalam aktifitas ini, kemampuan auditori mbak Kiyya saat bernyanyi akan terlihat dengan mudahnya menghapal apapun yang ia dengar. Gerakan badan saat menari juga bermanfaat untuk olah gerak mbak Kiyya.

5. Menggunting pola
Saya menggunakan kertas origami yang kemudian saya gambar garis, kemudian mbak kiyya akan menggunting sesuai gambar yang saya buat. Meskipun kurang rapi tapi kemampuan keseimbangan
gerakan tangan dan visualnya sangat baik, ia pun mampu menggunting pola yang saya buat.



Sederhana ya mak aktifitas hari ini, hehe tapi sekali lagi yang terpenting adalah atmosfer keceriaan dan kebahagiaan saat beraktifitas..

Selalu semangaaatt membersamai buah hati ya !

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

#hari6
#gayabelajaranak
#gamelevel4
#tantangan10hari
#kelasbundsay
@ibuprofesional

Comments

Popular posts from this blog

Hujan, Aku Merindunya.

Gemuruh langit yang perlahan mencipta rintik hujan dengan sendu membawaku pada sebuah rindu, sajak rasa yang berbait indah dalam kenangan.  Ah, kenangan itu begitu membekas laksana jiwa yang rindu akan pertemuan. Deraian air yang jatuh seakan mampu menggambarkan betapa sesaknya rindu ini, kepadanya. Seseorang yang kini penuh gurat tua di wajahnya, rambutnya bahkan tak lagi legam tapi yang aku yakini, senyumnya pasti masih saja teduh dan aku merindunya.  Ayah, aku mengingat jelas bagaimana Aku perlahan mengangkat rok sekolahku dan beranjak naik ke motor tua mu, derasnya hujan seakan berlomba membasahiku . Aku pun dengan tergesa masuk ke dalam pelindung plastik sederhana yang kau buat dari sisa terpal. Sesederhana ini, setidaknya seragamku tetap kering. Ah, kau memang Ayah dengan sejuta ide, aku saja sering kehabisan kata. Ayah, aku tahu air hujan begitu perih menerpa wajah lembutmu, tapi sedikitpun kau tidak memelankan laju motormu demi bisa segera sampai di sekolah. Sedangkan ...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...