Skip to main content

Hari Ke - 4 Game Level#4 “Gaya Belajar Anak”

Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh,

Hari ahad waktunya quality time ya bu ibu..
Alhamdulillah juga hari ini pengamatan gaya belajar mbak Kiyya berjalan lancar dengan beberapa aktifitas sejak pagi.







Jadi karena Pak Su hari ini libur maka tugas membersamai Mbak Kiyya saya delegasikan ke Pak Suami sekaligus ngajak mbak Kiyya quality time karena sejak lahiran sepertinya mulai ada rasa kurang perhatian kepada Mbak Kiyya makannya saya dan pak su bekerja sama untuk selalu ada buat Mbak Kiyya agar ia pun mengerti bahwa Mbak Kiyya lah cinta pertama kami hehe..

Sejak pagi Mbak Kiyya dan Pak Suami sudah berangkat ke pasar untuk membeli beberapa kebutuhan. Biasanya saya selalu pergi kepasar bersama mereka tapi kali ini setelah berbekal catatan belanjaan apa saja yang perlu di beli, Pak su dan mbak Kiyya berdua saja kepasar hehe.




Selama di pasar Mbak Kiyya mendengarkan instruksi papi dengan baik, membantu memilih tomat, memilih tambutan dan belajar membedakan jahe dan kunyit hehe ..
Setelah kepasar Pak Suami mengajak mbak Kiyya makan Roti sembari bercerita tentang keseruan di pasar.

Sesampainya dirumah saya berondong mbak Kiyya dengan pertanyaan pertanyaan dan kami pun terlibat percakapan, kemampuan auditori dan visual mbak Kiyya sangat terlihat ketika tengah bercerita.
“Tadi sayang kepasar beli apa ?”
“Beli tomat, rambutan, ayam”
“Oya ? Beli tomat berapa ?”
“Beli dua mi “ (sambil menunjukkan jari 2”
“Ohh.. terus kok lama kali tadi nak ?”
“Iya .. ke tempat toko roti”
“Waah mbak Beli roti berapa?”
“Beli 2 mi”
“Minum apa disana ?”
“Minum air a*ua mi”
“Waah enak banget sih .. seru ndak?”
“Iya mi .. seru, mbak tadi beli burung juga mi..”
“Ha ? .. burung warna apa ?”
“Hijau .. “


         Gambar burung oleh Mbak Kiyya


Kemudian aktifitas yang dilakukan siang menjelang sore adalah membuat sarang burung bersama papi, wah mbak Kiyya sangat excited karena punya burung kecil berwarna hijau yang ia beli di pasar.
Mbak Kiyya membuat sarang bersama papi dan ada part sedih ketika sarang sudah jadi saat hendak dimasukkan burungnya malah bisa terbang karena terlalu kecil sedangkan kawatnya agak lebar ..
its oke ya nak.. biarkan burungnya bebas ya nak.


  “Yahh mi.. udah jadi sarangnya burungnya malah terbang”

Alhamdulillah semangat menyambut besok ya sayangku Kiyya Almahyra Wongkar.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

#hari4
#gayabelajaranak
#gamelevel4
#kelasbunsayiip
#ibuprofesional

Comments

Popular posts from this blog

Hujan, Aku Merindunya.

Gemuruh langit yang perlahan mencipta rintik hujan dengan sendu membawaku pada sebuah rindu, sajak rasa yang berbait indah dalam kenangan.  Ah, kenangan itu begitu membekas laksana jiwa yang rindu akan pertemuan. Deraian air yang jatuh seakan mampu menggambarkan betapa sesaknya rindu ini, kepadanya. Seseorang yang kini penuh gurat tua di wajahnya, rambutnya bahkan tak lagi legam tapi yang aku yakini, senyumnya pasti masih saja teduh dan aku merindunya.  Ayah, aku mengingat jelas bagaimana Aku perlahan mengangkat rok sekolahku dan beranjak naik ke motor tua mu, derasnya hujan seakan berlomba membasahiku . Aku pun dengan tergesa masuk ke dalam pelindung plastik sederhana yang kau buat dari sisa terpal. Sesederhana ini, setidaknya seragamku tetap kering. Ah, kau memang Ayah dengan sejuta ide, aku saja sering kehabisan kata. Ayah, aku tahu air hujan begitu perih menerpa wajah lembutmu, tapi sedikitpun kau tidak memelankan laju motormu demi bisa segera sampai di sekolah. Sedangkan ...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...