Skip to main content

Hari ke -3 Game Level #4 “Gaya Belajar Anak”

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Semangat pagi ibu- ibu yang tak kenal lelah membersamai anandanya dalam upaya mendidik dan membersamai ananda menjadi anak - anak hebat kelak.

Hari ini sudah hari ke-3 mamak mengamati gaya belajar Mbak Kiyya, dengan ragam aktifitas saya kenalkan ke mbak Kiyya agar lebih memudahkan saya untuk menentukan gaya belajar Mbak Kiyya.


Ada beberapa aktifitas yang mewakili 3 gaya belajar, yaitu Visual, auditory dan Kinestetis.
Sedikit penjelasan saya berdasarkan hasil pengamatan kepada Mbak Kiyya adalah Mbak kiyya termasuk anak yang mudah menghapal dan mengingat dari sini bisa sedikit saya simpuljan bahwa gaya belaja mbak Kiyya Adalah visual dan auditori. Meskipun belum final tapi dari pengamatan ini kelak akan memudahkan saya untuk menyesuaikan gaya belajarnya agar hasilnya maksimal.



Aktifitas hari ini ialah :

1. Menghapal Surah Al-kafirun
    Kemampuan auditory mbak Kiyya memang merupakan anugerah yang Allah berikan, karena itu mbak Kiyya bisa dengan cepat mengingat suatu hapalan. Jadi saya rutinkan setiap hari membaca 1 surah dan meminta Mbak kiyya menirukannya. Seperti surah Al-lahab sebelumnya Mbak Kiyya bisa menghapal kurang lebih 1 minggu. Gaya belajar auditory ini memang lebih dominan.

2. Bermain Kejar-kejaran
Aktifitas ini dilakukan bersama papi saat sore tadi, yaitu siapa yang lebih cepat berlari sampai kerumah. Kegiatan kinestetis ini akan terus kami stimulus untuk melatih keseimbangan Mbak kiyya.

3. Membaca buku ABC
Membaca dan bercerita adalah hobbi mbak kiyya, ia akan bisa fokus dan tenang mengamati gambar-gambar di buku dan bertanya. Saya juga termasuk mamak yang hobbi memburu buku untuk dibaca dan diceritakan kembali ke Mbak Kiyya. saat membaca buku sangatlah nampak kemampuan dan gaya belajar visual auditorinya.

4. Bermain tebak-tebakan nama Hewan yang Bisa terbang dan Yang hidup di air.
Saya sangat suka menstimulus mbak Kiyya dengan bermain tebak-tebakan karena disini auditori dan kinestetisnya akan berperan. Saat mampu menjawab mbak Kiyya akan melompat dan tepuk tangan saya pun langsung mengajak toos mbak kiyya, kadang sambil berlari dan melompat hehe..

5. Melipat origami
Dengan kemampuan meniru mbak Kiyya akan mudah melakukan perintah dengan melihat saya melipat kemudian melakukannya meskipun kadang sesuka harinya hehe, otot tangan pun bekerja saat melipat .

6. Bermain peran sebagai Dokter
Sejak sepulangnya saya dari Rumah sakit, mbak Kiyya suka sekali bermain peran sebagai dokter, nanti ia akan bercerita sendiri kemudian menempelkan kertas di kaki saya sambil bertanya “sakit mi?” Hehe .. oya, yang lucunya saat ia bercerita sendiri ia mengucapkan “tahan ya .. sakit memang kontraksinya” Ya Allah  nak.. hahha kau mendengar keluhan mami saat kontraksi ya haha.

7. Menyusun mainan dan Bantal sendiri
Kegiatan kinestetis ini sangat baik buat mbak Kiyya agar ia pun lebih tanggung jawab kepada mainannya. Kegiatan menyusun bantal memang suka ia lakukan sambil bicara “ini bantal mami, yang ini papi” hehe ..

8. Membantu Menyiapkan perlengkapan mandi adik Bayi
Nah, aktifitas ini sangat ia sukai. Mbak kiyya memiliki rasa ingin tahu dan penasaran yang tinggi sehingga setiap aktifitas yang belum ia tahu maka ia akan sibuk mencari tahu.
Saat memandikan adik bayi tadi, mami perlu tambahan air. Saya pun meminta tolong kepada mbak Kiyya untuk dibawakan air 1 gayung, dan mbak Kiyya mendengarkan instruksi dengan baik dan membawakan airnya . Terimakasih ya sayang..

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

#hari3
#gayabelajaranak
#gamelevel4
#kelasbunsayiip
@ibuprofesional

Comments

Popular posts from this blog

Hujan, Aku Merindunya.

Gemuruh langit yang perlahan mencipta rintik hujan dengan sendu membawaku pada sebuah rindu, sajak rasa yang berbait indah dalam kenangan.  Ah, kenangan itu begitu membekas laksana jiwa yang rindu akan pertemuan. Deraian air yang jatuh seakan mampu menggambarkan betapa sesaknya rindu ini, kepadanya. Seseorang yang kini penuh gurat tua di wajahnya, rambutnya bahkan tak lagi legam tapi yang aku yakini, senyumnya pasti masih saja teduh dan aku merindunya.  Ayah, aku mengingat jelas bagaimana Aku perlahan mengangkat rok sekolahku dan beranjak naik ke motor tua mu, derasnya hujan seakan berlomba membasahiku . Aku pun dengan tergesa masuk ke dalam pelindung plastik sederhana yang kau buat dari sisa terpal. Sesederhana ini, setidaknya seragamku tetap kering. Ah, kau memang Ayah dengan sejuta ide, aku saja sering kehabisan kata. Ayah, aku tahu air hujan begitu perih menerpa wajah lembutmu, tapi sedikitpun kau tidak memelankan laju motormu demi bisa segera sampai di sekolah. Sedangkan ...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...