Skip to main content

AKU......


**Iseng buka buka puisi dulu, buat menuh-menuhin blog ku tercinta.. hehehe
cekibrot Plendd... mohon saRan dan KritiK yang membangun emi kenyamanan bersama (Loo.. hehhee)

AKU

Aku berjalan di jelaga maya tentang cinta..
berpeluh, membungkuk tersungkur mendera bumi
Bagai hempasan debu q melangkah seiring raga yang kian beku
sang pupus pun menjelma dan kini hanya puing yang melayang

Aku lemah tanpa ukiran senyummu
Aq rapuh tanpa lantunan tawamu
Dawai nada tentangmu melintas perlahan, patah bergeming sahut terisak.
meski kini ku sendiri tanpa hadir sambutmu.

Kau ajarkan ku bahasa kasih yang sejati
Kau iringi langkahku dengan dentingan indah
Tapi kini kau perlahan mengubur asa
Kau perlahan berlari jauh teruus hingga remang dan memudar....

Syukurku ku tahtakan karena ku bisa mengenalmu
Meski kini ku terpaksa harus kembali bersyukur karena jiwa mu harus pergi
Meniti kesendirian q yang abadi
Menapaki jalan sepi hingga gelap

 Aku sadar aku hanya putik kecil yang tak mampu semerbaki hidupmu
Aq sadar aku hanyalah bintang redup yang tak kuasa terangi malammu
Aq sadar cerita tentang kita hanya bisa terkenang dalam serpihan sejuk Berirama tangis
Tapi ijinkan aku tuk selalu bisa menyebut namamu dalam setiap renda doa yang q kadokan kepada DIA
Sang maha pengekal rasa.........


Batam, 21-03-2012
12.02

Comments

Popular posts from this blog

Hujan, Aku Merindunya.

Gemuruh langit yang perlahan mencipta rintik hujan dengan sendu membawaku pada sebuah rindu, sajak rasa yang berbait indah dalam kenangan.  Ah, kenangan itu begitu membekas laksana jiwa yang rindu akan pertemuan. Deraian air yang jatuh seakan mampu menggambarkan betapa sesaknya rindu ini, kepadanya. Seseorang yang kini penuh gurat tua di wajahnya, rambutnya bahkan tak lagi legam tapi yang aku yakini, senyumnya pasti masih saja teduh dan aku merindunya.  Ayah, aku mengingat jelas bagaimana Aku perlahan mengangkat rok sekolahku dan beranjak naik ke motor tua mu, derasnya hujan seakan berlomba membasahiku . Aku pun dengan tergesa masuk ke dalam pelindung plastik sederhana yang kau buat dari sisa terpal. Sesederhana ini, setidaknya seragamku tetap kering. Ah, kau memang Ayah dengan sejuta ide, aku saja sering kehabisan kata. Ayah, aku tahu air hujan begitu perih menerpa wajah lembutmu, tapi sedikitpun kau tidak memelankan laju motormu demi bisa segera sampai di sekolah. Sedangkan ...

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D