Skip to main content

Hari Ke-3 Game Level #2 “Melatih Kemandirian”

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Ibu- ibu pembelajar yang dikasihi Allah dan suaminya , hehehe .. apa kabar sabtu ceria ini bu?
Sehat selalu ya bu.. Alhamdulillah weekend ini, papi sempat pulang sebentar dan bisa bertemu dengan Mbak Kiyya. Walaupun siangnya papi harus kembali ke Bintan..

Ga kerasa sudah hari ke-3 Mbak Kiyya latihan makan sendiri dan Alhamdulillah berlangsung lancar walaupun belum konsisten misal: kadang beberapa suap terakhir mami yang bantu suapin. Bismillah ya nak, semakin hari harus semakin lancar ya makan sendirinya .. Semangaatt sayang..!




Hari ini, Mbak Kiyya kembali dilatih makan sendiri walaupun saat makan mamak ga sempat foto karena mamak juga ikut makan disebelah Mbak Kiyya ..
alhamdulillah sisa sedikit ..

“Enak nak?”
“Enak mi.. “ (sambil memakan nask dan ayam)
“Pinternya anak mami, semakin lancar makan ya sayang..”
“Iya mi.. udah besar Mbak Mi..”
“Shalihahnya mami... (cium kening)”

Akhirnya mamak pun bisa makan dengan tenang bersamaan dengan Mbak Kiyya, karena biasanya mami makan setelah Mbak Kiyya siap makan padahal perut mamak sudah lapar .. hahaha (mami lapar muluu.. )

Setelah makan siang, Mbak Kiyya minta es krim dan kami membelikannya es krim dan begitu menikmati es krim..
“Wah es krimnya seger banget ya nak?”
“Enakk mi..”
“Minta boleh?”
“Sini mbak suapin.. “ (Kiyya ini samgat empati dan selalu saya ajarkan untuk berbagi)

Tapi Mbak Kiyya ga abis minum Es krimnya, jadi mami yang abisin sisanya hehe..

                                                          

Oya , sebelum tidur kemarin saya ngobrol sama Mbak Kiyya, mengenai latihan kemandirian untuk bisa makan sendiri.

“Mbak, hari ini pintar ya makan sendiri.. hebat “ (memberikan apresiasi berupa pujian, sambil elus kepalanya)
“Iya mi.. “
“Nanti kalau mas Khalid lahir berarti Mbak udah hebat ya bisa makan sendiri”
“Iya nanti Mbak Suapin Mas khalid ya pi”
“Iya sayang.. pinter”
“Besok makannya dihabisin ya mbak”
“Iya mi.. mbak kenyang”
“Iya ndak papa kalau sudah kenyang ya nak” (memeluknya dan menciumnya)


Alhamdulillah, semakin hari semakin lancar melatih kemandirian Mbak Kiyya, semoga akan lebih mandiri ya nak.. Aamiin


#hari3
#gamelevel2
#tantangan10 hari
#melatihkemandirian
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Comments

Popular posts from this blog

Hujan, Aku Merindunya.

Gemuruh langit yang perlahan mencipta rintik hujan dengan sendu membawaku pada sebuah rindu, sajak rasa yang berbait indah dalam kenangan.  Ah, kenangan itu begitu membekas laksana jiwa yang rindu akan pertemuan. Deraian air yang jatuh seakan mampu menggambarkan betapa sesaknya rindu ini, kepadanya. Seseorang yang kini penuh gurat tua di wajahnya, rambutnya bahkan tak lagi legam tapi yang aku yakini, senyumnya pasti masih saja teduh dan aku merindunya.  Ayah, aku mengingat jelas bagaimana Aku perlahan mengangkat rok sekolahku dan beranjak naik ke motor tua mu, derasnya hujan seakan berlomba membasahiku . Aku pun dengan tergesa masuk ke dalam pelindung plastik sederhana yang kau buat dari sisa terpal. Sesederhana ini, setidaknya seragamku tetap kering. Ah, kau memang Ayah dengan sejuta ide, aku saja sering kehabisan kata. Ayah, aku tahu air hujan begitu perih menerpa wajah lembutmu, tapi sedikitpun kau tidak memelankan laju motormu demi bisa segera sampai di sekolah. Sedangkan ...

Puisi Harapan

Seberkas Cahaya Oleh : Bayu Indah Pratiwi Arakan mega tergerai dibatas senja Menyiratkan warna emas nan manja Dalam sujud penuh iba ku menghamba Agar kasih ini berlabuh kepadanya Ku untai aksara mesra tentangnya Mengalun merdu penuh bahagia Aku hanya mampu mengadu pada pemilik cinta Berharap Khalik satukan kita Tirai asa dan cita ku patrikan Mengurai mimpi menjadi nyata Menyulap sepi menjadi riuh tawa Membingkai harapan penuh do'a Agustus 2015 akad terucap dalam khidmat Linangan haru mengalir sesaat Dalam renda cinta yang teramat Dalam bulir kasih yang tersemat Kisah ini anugerah untukku Menyisakan bahagia yang tak lekang oleh waktu Berjelaga dalam hidup yang berliku Menggapai harap di barisan sajakku Kini, izinkan aku menemani hari mu Mengubah gulana menjadi Renjana Memintal intensi hingga tutup usia Merajut harap bercita jannah Wahai Rabb, izinkan aku mencinta Mendamba hasrat halal nan sakinah Beriringan menapaki denyut kehidupan Bersa...

Anisa Maharani.. My Sweet Sister :*

Aaaaa... aku berasa tuaa.. hahah :D luv you my sister yang hobby merajok.:P  tau ndak ni photo di take pas dia abis nangis beberapa jam  pas diajak nge-mall dia pura-pura ndak mau ikut dan kamar ditutup sama diaa. eehh pas tau tau udah pada mau berangkat dia keluar dari persembunyiannya sambil mata sembab .. haha. Ampuun ni anak emang paling awet merajoknyaa, :D